Sabtu, 15 November 2014

Laporan Hasil Pengamatan IPA " Struktur Jaringan pada Daun dan Stomata Tumbuhan"

Judul Pengamatan   : Struktur Jaringan pada Daun Tumbuhan

Tujuan Pengamatan :

·        Mengetahui struktur dan bentuk jaringan pada daun tumbuhan.
·        Mengetahui bentuk morfologi dan anatomi daun.
·        Menganalisis bagian anatomi daun Rhoeo discolor.
·        Agar dapat menggunakan mikroskop dengan baik.


Dasar Teori     :

Daun Rhoeo discolor memiliki struktur dan fungsi jaringan berdasarkan bentuk dan peran sel penyusunnya, yaitu sebagai berikut :
  1. Kultikula adalah lapisan pelindung lilin pada sisi atas daun, hal ini membantu tanaman menahan air.
  2. Epidermis Atas (botani: epidermis bawah daun) ini terdiri dari sel-sel epidermal jelas hanya lapisan tebal sel tunggal. Sel-sel ini rapat, dan berperan dalam perlindungan dari dunia luar. sel epidermal berisi salah satu dari prekursor (cutin) untuk kultikula. Sel-sel epidermal juga bertanggung jawab untuk bagian struktur pada tanaman mengalami modifikasi menjadi trikoma atau rambut halus ,spinaduri, bulu akar, dll.
  3. Di bawah epidermis terdapat jaringan Parenkim Palisade selmesofil. Jaringan ini rapat membentuk pagar / tiang didalamnya terdapat klorofil (sel-sel hijau daun), yang didalamnya berisi kloroplas untuk fotosintesis dengan menyerap sinar matahari, dan mengubah air dan CO2menjadi gula.
  4. Jaringan Parenkim spons adalah sekelompok sel yang longgar tanpa bentuk digunakan untuk pertukaran gas.
  5. Jaringan pengangkut yang terkandung di dalam lapisan mesofil berupa Xilem adalah pembuluh pengangkut air dan mineral berupa nutrisi yang dibawa dari akar ke daun. Floem adalah saluran transportasi yang berisi hasil fotosintesis yang dibuat oleh fotosintesis yang terjadi di daun.
  6. Epidermis bawah (botani: Abaxial epidermis) berisi 2 jenis sel, dan sel penjaga stomata:
  7. Stomata adalah pori antara sepasang sel penjaga yang memungkinkan tanaman untuk bernapas. Daun perlu CO2 (karbondioksida) untuk fotosintesis, dan membuat O2 (oksigen).
  8. Karena dalam tanaman sebagian besar terdiri dari air, dalam rangka pengambilan COmaka tanaman harus menggantikannya kelyngkungan dengan uap air dari dalam daun, ini disebut transpirasi / evaporasi.
  9. Guard Sel adalah sel-sel berbentuk kacang yang mengontrol stomata. Mereka mengandung kloroplas, sehingga mereka bisa melakukan fotosintesis membuat gula, tugas mereka adalah untuk mengetahui berapajumlah air yang diperlukandalam proses danmenutup stomata untuk menghentikan transpirasi.

Alat dan Bahan       :

§  Mikroskop
§  Kaca benda 
§  Kaca penutup
§  Silet / Cutter
§  Pipet tetes
§  Air
§  Tumbuhan Rhoeo discolor




 Langkah Kerja  :

Ø  Mengambil daun Rhoeo discolor.
Ø  Menyiapkan alat & bahan.
Ø  Mengambil Mikroskop.
Ø  Menyetting cahaya pada mikroskop.
Ø  Membuat sayatan melintang setipis mungkin pada daun tumbuhan dengan menggunakan silet.
Ø  Meletakkan sayatan daun pada kaca benda, lalu ditetesi air.
Ø  Menutup kaca benda dengan kaca penutup.
Ø  Mengamati preparat mikroskop dengan perbesaran 40 kali.
Ø  Menggambar bagian – bagian yang teramati pada daun dan member keterangan pada setiap bagiannya.


Data Hasil Percobaan      :

Gambar Anatomi Daun Rhoeo discolor


Struktur Jaringan Daun Rhoeo discolor Jika Diperjelas























Analisis Data   :

Bentuk morfologi daun tumbuhan Rhoeo discolor umumnya berbentuk menyerupai pedang. Pada daun tumbuhan Rhoeo discolor banyak sekali jaringan – jaringan yang terdapat di dalamnya dan memiliki fungsi yang berbeda – beda. Pada pengamatan daun tumbuhan Rhoeo discolor menggunakan mikroskop cahaya kita dapat melihat struktur jaringan yang menyusun daun Rhoeo discolor dengan lebih jelas, diantaranya :

a.     Kultikula
b.     Epidermis Atas
c.     Jaringan Parenkim
d.    Jaringan Pengangkut
e.     Epidermis Bawah
f.      Stomata
g.     Guard Sel


Pertanyaan        :

1. Jaringan apa sajakah yang menyusun daun ?
2. Pada jaringan manakah fotosintesis berlangsung ?
3.Mengapa fotosintesis berlangsung pada jaringan tersebut ?

Jawaban    :

1.    Struktur jaringan yang menyusun daun, diantaranya :
·         Kultikula adalah lapisan pelindung lilin pada sisi atas daun, hal ini membantu tanaman menahan air.
·         Epidermis Atas (botani: epidermis bawah daun) ini terdiri dari sel-sel epidermal jelas hanya lapisan tebal sel tunggal. Sel-sel ini rapat, dan berperan dalam perlindungan dari dunia luar. sel epidermal berisi salah satu dari prekursor (cutin) untuk kultikula. Sel-sel epidermal juga bertanggung jawab untuk bagian struktur pada tanaman mengalami modifikasi menjadi trikoma atau rambut halus ,spinaduri, bulu akar, dll.
·         Di bawah epidermis terdapat jaringan Parenkim Palisade selmesofil. Jaringan ini rapat membentuk pagar / tiang didalamnya terdapat klorofil (sel-sel hijau daun), yang didalamnya berisi kloroplas untuk fotosintesis dengan menyerap sinar matahari, dan mengubah air dan CO2menjadi gula.
·         Jaringan Parenkim spons adalah sekelompok sel yang longgar tanpa bentuk digunakan untuk pertukaran gas.
·         Jaringan pengangkut yang terkandung di dalam lapisan mesofil berupa Xilem adalah pembuluh pengangkut air dan mineral berupa nutrisi yang dibawa dari akar ke daun. Floem adalah saluran transportasi yang berisi hasil fotosintesis yang dibuat oleh fotosintesis yang terjadi di daun.
·         Epidermis bawah (botani: Abaxial epidermis) berisi 2 jenis sel, dan sel penjaga stomata:
·         Stomata adalah pori antara sepasang sel penjaga yang memungkinkan tanaman untuk bernapas. Daun perlu CO2 (karbondioksida) untuk fotosintesis, dan membuat O2 (oksigen).
·         Guard Sel adalah sel-sel berbentuk kacang yang mengontrol stomata. Mereka mengandung kloroplas, sehingga mereka bisa melakukan fotosintesis membuat gula, tugas mereka adalah untuk mengetahui berapajumlah air yang diperlukandalam proses danmenutup stomata untuk menghentikan transpirasi.
2. Fotosintesis berlangsung pada jaringan parenkim palisade.
3. Karena jaringan parenkim palisade memiliki atau mengandung kloroplas yang sangat banyak.


Kesimpulan            :

Kesimpulan dari data diatas adalah daun tumbuhan memiliki banyak sekali jaringan – jaringan yang terdapat di dalamnya dan memiliki fungsi yang berbeda – beda pula. Salah satu contohnya pada pengamatan daun tumbuhan Rhoeo discolor dengan menggunakan mikroskop cahaya. Kita dapat melihat struktur jaringan yang menyusun daun tumbuhan Rhoeo discolor dengan lebih jelas.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Judul Pengamatan   : Struktur Jaringan pada Stomata Tumbuhan

Tujuan Pengamatan :
-       Mengetahui sel – sel penyusun stomata daun.
-       Menganalisis bagian – bagian yang ada di dalam stomata.

Dasar Teori        :


Stomata merupakan derivat epidermis yang ada pada seluruh daun pada setiap tanaman. Stomata terdiri atas sel penjaga dan lubang stomata. Pada sebagian besar tanaman dikotil menurut bentuk sel penjaganya memiliki tipe ginjal sedangkan pada monokotil bertipe halter.

Fungsi stomata        :
1.    Sebagai jalan masuknya CO2 dari  udara pada proses  fotosintesis.
2.   Sebagai jalan penguapan (transpirasi).
3.   Sebagai jalan pernafasan (respirasi).


Alat dan bahan       :

·        Mikroskop
·        Kaca benda
·        Kaca penutup
·        Silet / cutter
·        Pipet tetes
·        Air
·        Tumbuhan Rhoeo discolor


Langkah Kerja  :
§  Mengambil daun Rhoeo discolor.
§  Menyiapkan alat & bahan.
§  Mengambil Mikroskop.
§  Menyetting cahaya pada mikroskop.
§  Membuat sayatan melintang setipis mungkin pada daun tumbuhan dengan menggunakan silet.
§  Meletakkan sayatan daun pada kaca benda, lalu ditetesi air.
§  Menutup kaca benda dengan kaca penutup.
§  Mengamati preparat mikroskop dengan perbesaran 40 kali.
§  Menggambar bagian – bagian yang teramati pada daun dan member keterangan pada setiap bagiannya.


Data Hasil Percobaan      :

Stomata Daun Rhoeo discolor


Struktur Jaringan Stomata Daun Rhoeo discolor Jika Diperjelas



Analisis Data   :

Pada pengamatan daun tumbuhan Rhoeo discolor pada mikroskop cahaya terlihat jaringan epidermis pada daun tumbuhan Rhoeo discolor yang berbentuk persegi panjang dan susunan selnya rapat yang berfungsi sebagai pelindung sel-sel yang ada dibawahnya. Dan juga terdapat stomata,stomata ini terdiri dari satu porus atau celah dan dua sel penutup yang mengapitnya. Stomata berperan penting dalam proses respirasi dan transpirasi pada tumbuhan. 


Kesimpulan     :

Kesimpulan dari data diatas adalah setiap tumbuhan jaringan yang bernama stomata. Stomata sangat bermanfaat bagi tumbuhan. Stomata terdiri atas sel penjaga dan lubang stomata. Salah satu contohnya kita dapat mengamati daun pada tumbuhan Rhoeo discolor Dengan menggunakan mikroskop cahaya seperti pada data diatas.


10 komentar: